Rakornas Informasi Geospasial Tahun 2018

Acara Rakornas IG Tahun 2018 dilaksanakan pada tanggal 21 Maret 2018, yang dibuka oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Bapak Prof. Darmin Nasution didampingi oleh Kepala Badan Informasi Geospasial (BIG) Bapak Prof. Dr. Hasanuddin Z. Abidin, M.Sc. Agenda utama Rakornas adalah dalam rangka menyusun rencana dan program bidang Informasi Geospasial. Tema Rapat Koordinasi Nasional Informasi Geospasial Tahun 2018 adalah “Percepatan Penyelenggaraan Informasi Geospasial untuk Mendukung Prioritas Pembangunan Nasional Berkelanjutan”.

 

Kegiatan Rapat Koordinasi Nasional Informasi Geospasial Tahun 2018 dimaksudkan untuk mengetahui adanya gap terhadap pemenuhan RPJMN dan kebijakan presiden lainnya, utamanya terkait Percepatan Pelaksanaan Kebijakan Satu Peta dan menyusun rencana aksi untuk pemenuhannya.

Sasaran Rakornas IG Tahun 2018 adalah :

  1. Tersusunnya dokumen hasil evaluasi RPJMN 2015-2019 bidang Informasi Geospasial dan rencana aksi untuk pemenuhan target RPJMN 2015-2019.
  2. Tersusunnya dokumen hasil evaluasi implementasi dalam rangka percepatan kebijakan satu peta 2016-2019.
  3. Tersusunnya bahan masukan RPJMN 2020-2024 bidang Informasi Geospasial.

Tujuan penyelenggaraan Rakornas IG Tahun 2018 adalah :

  1. Mengevaluasi penyelenggaraan Informasi Geospasial untuk pemenuhan RPJMN 2015-2019 bidang Informasi Geospasial.
  2. Mengevaluasi implementasi percepatan kebijakan satu peta 2016-2019.
  3. Menyiapkan bahan masukan RPJMN IV bidang Informasi Geospasial 2020-2024.

Cakupan Pembahasan dalam Rapat Koordinasi Nasional IG Tahun 2018, dibagi dalam 3 kelompok yaitu : Kelompok I membahas RPJMN 2015-2019 bidang IG; Kelompok II membahas Percepatan Kebijakan Satu Peta 2016-2019; Kelompok III membahas RPJMN IV 2020-2024 bidang IG.

Rapat Koordinasi Nasional Informasi Geospasial 2018 telah menghasilkan beberapa rekomendasi untuk penyelenggaran IG di Indonesia yaitu sebagai berikut :

  1. Perlu menghidupkan kembali BATNAS (Bathimetri Nasional) atau konsorsium nasional dalam pemenuhan data kelautan nasional.
  2. Perlu penyusunan peraturan BIG tentang metode pemetaan lahan gambut skala 1:50.000 dan skala 1:2.500.
  3. Peningkatan pemanfaatan IG melalui Ina-Geoportal.
  4. Perlu sinkronisasi dalam penyusunan rencana tata ruang wilayah dengan memperhatikan rencana wilayah pertahanan
  5. Diperlukan peraturan perundangan tentang klasifikasi data dalam rangka berbagi pakai data KSP untuk percepatan sinkronisasi.
  6. Pemenuhan target tema-tema KSP yang belum terpenuhi agar dipenuhi pada tahun 2019.
  7. Perlu komitmen bagi K/L/P yang belum memenuhi target-target KSP tahun 2018 agar menganggarkan seluruh target yang tercantum dalam rencana aksi.
  8. Dokumen rinci terhadap bahan masukan RPJMN 2020-2024 dirumuskan bersama antar K/L/P dan monitoring dilakukan secara berkala terhadap hasil kesepakatan oleh BIG bersama Kementerian PPN/Bappenas

RAKORNAS IG 2018 telah berhasil mengevaluasi pelaksanaan RPJMN 2015- 2019 bidang penyelenggaraan IG dan telah menyepakati rencana aksi 2019 untuk program dan kegiatan yang belum terlaksana. Selain itu, RAKORNAS IG Tahun 2018 juga telah membahas pelaksanaan KSP 2016-2019 serta pengusulan program dan kegiatan penyelenggaraan IG untuk RPJMN 2020-2024 yang mendukung SDGs, Kebijakan Satu Data dan Kebijakan Satu Peta. Implementasi hasil kesepakatan RAKORNAS IG 2018 membutuhkan dukungan seluruh K/L/P. Hal ini diwujudkan dengan pelaksanaan dan pengawalan masing-masing K/L/P untuk memastikan usulan seluruh program dan kegiatan penyelenggaraan IG tercantum dalam dokumen anggaran setiap tahunnya.

Sharing berita ini:

Berita Lainnya