Pembangunan BSB Terus Berlanjut

SAMARINDA - Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak mengatakan, pembangunan Bandara Samarinda Baru (BSB) terus berlanjut. Gubernur juga meyakinkan bahwa BSB akan selesai dan sudah bisa dioperasikan sebelum mengakhiri masa jabatannya bersama Wagub Mukmin Faisyal pada 2018.

Gubernur Awang Faroek Ishak juga menegaskan kepada masyarakat untuk mencatat apa yang telah dijanjikan Pemprov Kaltim. Jika ada permasalahan di lapangan, khususnya terkait pembangunan proyek bandara tersebut, Gubernur Awang Faroek minta agar segera dilaporkan.

"Silakan dicatat dan ikuti perkembangan pembangunan bandara tersebut. Jika tersendat, silakan jujur sampaikan informasinya. Koreksi itu penting. Sebab begini, pemerintah daerah mungkin menyelesaikan pembangunan tanpa koreksi rakyat. Karena itu, wakil rakyat yang dipilih juga ikut menentukan," kata Awang Faroek Ishak dalam acara "Menyapa Rakyat di RRI" di Kantor Gubernur Kaltim, Kamis (23/4).

Menurut dia, permasalahan BSB tentu akan terus diselesaikan. Apalagi, jika pembangunan tersebut terkendala biaya. Pemprov Kaltim telah mengusulkan model pembiayaan modiefied turnkey atau dengan cara mencicil atau bertahap setelah pengerjaan pembangunan selesai oleh kontraktor BUMN.

"Bandara di ibukota provinsi jangan kalah dengan bandara di kabupaten, khususnya yang dimiliki Kabupaten Berau. Sebab, Bandara Kalimarau Berau merupakan bandara terbaik untuk tingkat kabupaten se-Indonesia," seru Awang. 

Meski demikian, selain bandara, proyek pembangunan yang lain pun perlu diselesaikan. Gubernur juga berharap partisipasi aktif para pengusaha daerah untuk mendukung percepatan pembangunan daerah ini dengan investasi yang secara nyata mendorong kemajuan ekonomi daerah.

Namun diakuinya, hingga saat ini belum terlihat jelas. Misal, pengusaha lokal yang secara khusus membidangi pembangunan infrastruktur maupun pertanian dan membangun pabrik olahan komoditi lokal. Contoh, buah pisang dan buah naga yang dapat diolah menjadi makanan bayi.

"Pengusaha kita harus kreatif. Karena itu, saya punya program ke depan menciptakan 15.000 wirausaha baru, sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan rakyat, terutama mampu menciptakan lapangan pekerjaan," jelasnya. (jay/sul/hmsprov)

Sharing berita ini:

Berita Lainnya