Gubernur: Bangun RS Pratama di Setiap Daerah

SAMARINDA - Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak menegaskan, guna memenuhi kebutuhan kesehatan masyarakat yang adil dan merata, Pemprov Kaltim  mendukung pembangunan Rumah Sakit (RS)  Pratama di setiap daerah,  dengan harapan kebutuhan pelayanan kesehatan yang baik dapat terwujud secara merata.

"Kita harapkan pemerintah kabupaten dan kota  bisa menyediakan dan membebaskan lahan untuk pembangunan Rumah Sakit Pratama ini. Upaya ini  merupakan usaha pemerintah untuk mempercepat  pelayanan kesehatan masyarakat, sehingga masyarakat tidak perlu jauh-jauh melakukan pengobatan. Cukup datang ke rumah sakit terdekat," kata  Awang Faroek Ishak,  saat membuka pertemuan rumah sakit pemerintah, swasta, yang berlangsung di Lamin Etam.

Ditambahkan, pada 2015 ini, lanjut Gubernur, Pemprov Kaltim akan terus berupaya meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Caranya dengan terus  menambah dokter dan bidan baik pada rumah sakit dan puskesmas, sehingga nantinya tidak ada lagi puskesmas kekurangan dokter maupun bidan. Pelayanan kesehatan  harus cepat dan merata.  

"Hal ini tentunya dapat dilihat dari perkembangan rumah sakit di daerah. Di mana, masing-masing kabupaten dan kota terus berlomba-lomba membangun rumah sakit bagi daerahnya. Jadi, saat ini yang perlu dilakukan adalah bagaimana meningkatkan SDM-nya,” jelasnya.

Awang Faroek  menegaskan prioritas kesehatan sama dengan prioritas pendidikan. Jika pendidikan dialokasikan 20 persen, untuk kesehatan minimal 10 persen.  Sebelumnya alokasi dana pembangunan kesehatan Kaltim bahkan pernah mencapai 13,5 persen. Untuk itu, maka dukungan DPRD Kaltim tentu sangat diharapkan.

"Pembangunan yang dilaksanakan pada dasarnya dalam upaya mendorong pertumbuhanperekonomian (pro growth), menciptakan dan memperluas lapangan kerja (pro job) serta mengurangi kemiskinan (pro poor) dan mendukung terciptanya keadaan lingkungan yang lebih baik (pro environment), sehingga kesejahteraan dan kemakmuran rakyat Kaltim dapat dicapai," tegas Awang.

Diakuinya,  prioritas pembangunan Kaltim adalah pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas.  Sektor kesehatan merupakan salah satu faktor utama yang harus diwujudkan.

"Pemerataan hasil pembangunan tidak hanya untuk warga perkotaan. Mereka yang ada di pedesaan, pedalaman, perbatasan dan daerah terpencil juga memiliki hak sama untuk menerima pelayanan kesehatan memadai," lanjut Awang. 

Ditambahkan, sekarang, pembangunan rumah sakit diutamakan pada kawasan pedalaman dan perbatasan yang memiliki pertumbuhan penduduk cukup pesat. Sementara itu untuk ketersediaan tenaga kesehatan baik dokter, perawat maupun bidan di daerah perbatasan dan pedalaman,  pemprov terus berupaya memberikan dukungan melalui Beasiswa Kaltim Cemerlang di sekolah-sekolah perawat maupun akademi keperawatan serta Fakultas Kedokteran di Universitas Mulawarman.

“Sekolah dan akademi keperawatan akan terus kita galakkan. Kami setiap tahun memberikan beasiswa pendidikan, karenanya diharapkan agar  putra-putri di pedalaman dan perbatasan maupun daerah terpencil mau bersekolah di bidang  keperawatan dan kesehatan sehingga setelah lulus dapat kembali mengabdi di daerah,” harap Awang Faroek. (mar/sul/hmsprov)

Sharing berita ini:

Berita Lainnya